Namrotul Uela Fatakunul Imamah
Minggu, 27 April 2014
Mungkin Kita Lelah.
Foto ini diambil setelah belajar buat ukd kontek di stasiun jebres hingga pukul 01.00 pagi hanya dikarenakan tabnya zenit mati. Sekian.
Rabu, 09 April 2014
Selasa, 08 April 2014
Party!
Jadi ceritanya malam ini tuh party, tapi party nya anti mainstream ! Ngerti nggak? Party tugas meeen! Di Arje's Kitchen deket kampus, tempatnya enak, sini aja haha. Ada wi-fi tempat duduk enak, makan sama minumnya enak juga. Recommended haha. Dan malam ini bersama seby dan zenith (lagi). Hidup-kita-memang-butuh-perjuangan. :')))))
Kamis, 03 April 2014
Kayaknya Pesek
Ini namanya Mahadmi Nursinta. Kenal sama dia pas ikut tpa jaman sd, berawal dari situ trus ya bertemen, eh gataunya pas sma sekolahnya sama, trus pas kelas XI sama XII jadi chairmate, tetep jadi pesek ku. Semoga usaha kita yang udah kita cita-citain bakal kelaksana beneran, aku sayang kamu. Tetaplah bersama ku :3
Pasangan
Entah tapi belakangan ini sering mendapat seperti saran mungkin atau nasihat, mengenai pasangan. Kita mulai dari kata pasangan itu sendiri ya, di dalam kata pasangan terdapat "pas" jadi jika tidak pas maka hanya akan tersisa "angan". Lalu kita disadarkan pada logika yang pasti semua akan setuju akan hal ini "kita hidup hanyalah untuk Allah SWT" maka dari itu apapun yang kita lakukan maka kita niatkan hanya untuk beribadah kepada Allah. Semua yang akan kita lakukan pastikan Allah yang menjadi prioritas karena jika Allah menjadi prioritas dalam hidup kita maka kita juga akan menjadi prioritas untuk Allah, adil kan? Kembali ke topik yang kita bahas tadi, memang banyak orang yang mengungkapkan arti jodoh itu sendiri, banyak yang bahkan tidak bisa mendeskripsikan dengan kata kata apa itu jodoh. Banyak yang mengatakan bahwa jodoh itu rahasia Tuhan atau jodoh itu separuh jiwa kita dan lain sebagainya. Allah telah menerangkan dalam Al-Quran bahwasanya manusia diciptakan pasangan dari golongannya sendiri supaya mereka merasa tenang. Nah, tenang. Jadi fungsi jodoh yang dimaksud Allah adalah "dia" yang dapat membuat diri mu tenang dan lebih mendekat kepada Allah, mengapa? Karena ketika kita dekat dengan Allah maka kita akan tenang dan jauh dari kegelisahan, benar kan? Sekarang mari mengingat kedua orang tua kita. Ayah, dia begitu bahagia ketika mendengar rengekan pertama kita ketika pertama kalinya diberikan kesempatan oleh Allah untuk menginjakkan diri di bumi-Nya. Apa yang dia mau? Ayah hanya ingin dapat menuntun anaknya untuk bisa lebih baik dari dirinya. Ayah yang selalu mendoakan tentang yang terbaik bagi anak-anaknya, dia yang selalu menyembunyikan kesusahan serta kesedihannya di depan keluarganya hanya supaya keluarganya tidak ikut cemas menaggung beban yang ia pikul. Lalu apalagi kebahagiaan ayah? Kebahagiaan ayah adalah melihat putrinya tumbuh besar menjadi seorang solikhah seperti yang ia minta kepada Allah. Apalagi? Pasti jawabannya adalah melihat putri kesayangannya bahagia. Termasuk pula ketika putrinya menemukan pasangannya. Apa yang ayah minta? Tak banyak. Dia tak memikirkan akan mendapat kehidupan yang lebih lanyak dengan menyeleksi calon menantu dari golongan ningrat atau konglomerat. Namun hanya satu yang ayah minta, dan saya membaca ini dari blog teman saya yang intinya begini "Nak, tak banyak yang ayah minta. Hanya saja, jika nanti kau akan memilih pasangan maka utamakan Allah. Allah dulu Allah lagi Allah terus. Belum tentu seseorang yang membuat mu jatuh cinta adalah pangeran yang dikirim oleh Allah untuk mu, namun Allah tak mungkin memberikan mu pangeran yang tak tepat untuk mu jika kau tiap tengah malam berdoa meminta jodoh terbaik dan kau selalu meminta jodoh yang diridhai oleh Allah. Allah tak akan tega memberikan mu pangeran yang tak pantas apabila kau telah memohon dan kau niatkan hanyalah untuk Allah. Maka dari itu jagalah kulit mu, biarkanlah hanya suami mu yang menyentuh kulit mu. Nak, ayah tak ingin melihat kau sakit, ayah hanya akan menemui seseorang yang datang kepada ayah untuk melamar engkau karena Allah". Saya juga selalu disadarkan bahwa bahagiakan orang tua mu sebelum kau bahagiakan seseorang yang membuat mu jatuh cinta. Niatkan semua karena Allah, maka Allah akan memberi mu jalan terbaik. Dan sebelum kita bertemu dengan pasangan yang disiapkan Allah untuk kita, maka inilah kesempatan emas kita untuk MEMPERPANTAS DIRI. :))))))))))
Langganan:
Postingan (Atom)


