Namrotul Uela Fatakunul Imamah
Senin, 12 November 2012
Sorry for everything ({})
Ada hal yang terkadang sangat ingin kita ungkapkan, namun entah tiada kata yang mampu mewakili hal itu atau kita yang terlalu bodoh hingga tak bisa mengungkapkan hal itu bahkan hanya sekedar lewat tulisan tangan
Menyebalkan memang, tak munafik memang jika kita sedang jatuh dan kita membutuhkan orang lain untuk mendengarkan apa yang kita rasakan,tapi jika yang terjadi adalah hal di atas ?
Orang lain yang ternyata tanpa kita sadari telah peka terhadap kita pun kadang tiba-tiba akan datang di saat kita hanya berkata dalam hati "aku butuh kamu" tapi ketika orang itu datang dan kita membisu karena tak mampu berkata-kata lalu kita bisa apa ?
Hanya kata maaf yang mungkin bisa mewakili semua
Maaf dan terimakasih telah mendengar ku
Maaf dan terimakasih telah mengerti ku
Maaf dan terimakasih telah datang kepada ku
Aku ingin bercerita kepada mu tentang semua ini
Tapi ...
Sosok mu mungkin terlalu berharga atau aku yang terlalu lemah ketika harus memandang mu hingga tiap menatap mata mu ku tak bisa lagi berbuat apa-apa
Kau menghipnotis ku mungkin, aku bukan sedang bercanda ..
Aku benar benar tak bisa bergerak ketika kau ada, maaf jika aku tak pernah menjelaskan ini kepada mu
Waktu, waktu, waktu
Tak dapat kan diputar kembali
Kau adalah kau ...
Hai hal berharga, aku sayang pada mu
Aku bukan membenci mu
Jika aku membenci mu tak mungkin kemarin aku menangis karena mu
Aku sayang kamu maka dari itu kemarin aku sempat menangis
Namun aku lebih bahagia karena aku sayang kamu memberi ku alasan untuk selalu tersenyum, aku bahagia ...
Terimakasih :* ({})
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar